Tanpa harus menunggu berakhirnya kompetisi musim 2012/13, Barcelona merengkuh gelar juara Liga Spanyol ke-22. Hal ini terjadi setelah seteru abadinya, Real Madrid hanya bermain 1-1 saat bertandang ke markas Espanyol, Estadi Cornella-El Prat, Minggu (12/5) dinihari WIB.

Dengan menyisakan dua laga dan terpaut 7 poin dari Barca, maka tidak mungkin lagi Madrid dapat mengejar poin yang sudah dikumpulkan Barca. Karena nilai maksimal yang dapat diraih Madrid hanya 6. Apapun hasil dari sisa empat pertandingan yang masih dimiliki Los Cules sudah tidak ada pengaruhnya.

Walau demikian, Messi dkk masih memiliki target tersendiri dan kesempatan itu masih terbuka. Yaknik mengakhiri musim ini dengan pencapaian 100 poin. Saat ini Barca memiliki 88 poin dan poin maksimal yang masih mungkin diraih Barca adalah 12. Bila target ini tercapai, maka Los Azulgranas akan menyamai prestasi Madrid di musim lalu yang mampu menjadi tim pertama di La Liga mengumpilkan 100 poin dalam satu musim.

Apa yang dicapai Barca di liga lokal musim ini di bawah kepelatihan Tito Vilanova sebagai pengganti Pep Guardiola memang luar biasa. Perseteruan sengit dalam memburu gelar dengan Los Blancos tidak terjadi. Sebab sejak awal kompetisi Barca terus memuncaki klasemen tanpa tergeser. Bahkan pernah unggul 18 poin atas Madrid yang berada di posisi ke tiga.

Barca mengawali musim dengan menang telak 5-1 atas Real Sociedad dan langsung memimpin klasemen. Lalu meraih enam kemenangan berturut-turut. Baru di pecan ke-7 Barca tertahan 2-2 oleh Madrid di Camp Nou.

Tetapi selanjutnya Messi terus mencetak gol kemenangan demi kemenangan untuk Barca. Tidak heran sampai laga ke-34 yang dilakoni Barca Messi sudah mencetak 46 gol. Sampai selesai paruh musim Barca menjadi tim yang tidak terkalahkan dengan rekor 18 kemenangan dan sekali seri. Pencapaian yang belum pernah dilakukan klub manapun sepanjang sejarah La Liga Spanyol.

Apa yang dicapai Blaugrana semakin istimewa, karena Messi sang megabintang bertengger sebagai pencetak gol terbanyak. Walau sempat dilanda cidera, La Pulga masuk sanggup melesakkan 46 gol. Jauh di atas jumlah gol Ronaldo yang ‘hanya’ 34.

Untuk assist terbanyak pun masih dikuasai pemain Barca. Dimana Andres Iniesta memberikan 15 umpan yang menghasulkan gol kepada rekan setimnya. Posisi kedua ditempati Messi dengan 12 assist. Di posisi ke-3 Ronaldo dengan 10 assit.

Istimewa lagi, selain keluar sebagai juara kompetisi Barcelona pun berada di posisi teratas sebagai tim fairplay atau tim paling bersih dengan poin 58. Rinciannya pemain Barca selama musim ini hanya menerima 52 kartu kuning dan 3 kartu merah. Di posisi kedua ditempati Real Valladolid dengan 76 poin (70 kartu kuning dan 3 kartu merah).

Walau di musim pertamanya Vilanova tidak sanggup menyamai pretasi seniornya, Guardiola. Namun apa yang sudah dilakukan Vilanova sudah meyakinkan pihak manejemen klub untuk tetap mempertahan posisinya. Minimal apa yang sudah dicapai Vilanova masih lebih baik adri Mourinho yang kemungkinan hanya mendapat Copa del Rey. Dimana di final Madrid akan bertemu tim sekotanya, Atletico Madrid.