SOLO - Kalangan loyalis Persis Solo yang tergabung dalam wadah Pasoepati mendesak agar managemen Persis segera membentuk tim guna menghadapi kompetisi musim mendatang. Suporter setia klub Kota Bengawan ini tidak ingin tim kebanggaannya hanya mendapatkan pemain 'buangan' yang tidak lolos seleksi di klub lain.

Seorang punggawa DPP Pasoepati Mashadi mengatakan, kompetisi musim depan harus disiapkan lebih dini, salah satunya dengan menyiapkan komposisi pemain. Tujuannya agar hasil yang kurang memuaskan seperti yang dialami pada musim lalu tidak terulang lagi di musim depan.

Musim lalu, Persis dibentuk waktunya sangat mepet dengan dimulainya kompetisi. Persis pun hanya mendapatkan pemain 'buangan' yang tidak lolos seleksi di klub lain. "Dampaknya Persis terseok-seok di kompetisi musim lalu," katanya, Selasa (23/10/2012).

Menurut dia, sangat disayangkan jika Persis sampai saat ini masih berkutat pada rencana unifikasi atau penyatuan duo Persis. Seharusnya, kata dia, saat kedua managemen Persis sudah ada visi yang sama, segera bisa langsung meresmikan unifikasi itu. "Saat tim-tim lain sudah menyiapkan skuadnya seperti latihan, seleksi pemain dan lainnya, Persis masih seperti ini," imbuhnya.

Mashadi mengakui, sebenarnya turnamen Batik Cup 2012 yang dipusatkan di Solo menjadi momen pembentukan tim untuk mengarungi musim depan. Sejumlah pemain dari dua Persis, versi PT LPIS dan versi PT Liga juga dilibatkan di dalam skuad Persis Solo Selection. "Dari ajang itu kan sebenarnya sudah terlihat, pemain mana yang layak dikontrak. Managemen harus bergerak cepat," tegasnya.

Seorang loyalis Pasoepati, Fauzan menambahkan, jika managemen tidak bergerak cepat, justru akan mendulang kerugian yang besar. Pasalnya, ajang Batik Cup ini juga dijadikan klub lain untuk mengamati pemain yang dibidik. Pemain Persis Solo Selection yang tampil apik, pasti menjadi bidikan klub-klub lain. "Jika pilar Persis tidak segera disodori kontrak, tidak mustahil kita (Persis) akan kehilangan pemain hebat, karena terlanjur dipinang klub lain," ungkapnya.

Manager Persis LPIS Joni Sofyan Erwandi mengatakan, meski unifikasi belum terwujud namun pihaknya sudah mengantongi sejumlah nama yang diproyeksikan masuk dalam skuad Laskar Sambernyawa musim depan.

Persoalannya saat ini adalah, untuk menyodori kontrak kepada pemain masih terbentur pada kondisi finansial klub. "Sekarangnya bolanya adalah bagaimana secepatnya mendapatkan investor atau sponsor. Kalau itu (sponsor) sudah masuk, langsung kita bicara soal kontrak pemain," katanya.

Menurut dia, saat ini managemen sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menggaet sponsor yang mampu menopang Persis ke depan. "Kita sudah jajaki ke perusahaan swasta. Respon dari calon sponsor itu adalah menginginkan Persis bersatu dulu. Kami yakin, setelah Persis bersatu, sponsor segera datang. Setelah itu bisa membentuk tim," tegasnya.