Daud Yordan mengungkapkan target terdekatnya setelah berhasil mengalahkan petinju Afrika Selatan, Sipho Taliwe. Daud berharap bisa melakoni duel unifikasi melawan juara dunia dari badan tinju lain.

Daud sukses mempertahankan statusnya sebagai juara dunia kelas ringan versi IBO. Dia menang angka atas Taliwe dengan split decision, di Metro City, Perth, Australia, Jumat (6/12/2013) malam.



Berkat kemenangannya atas Taliwe, Daud kini mencatat rekor 32 kali menang (23 KO) dan tiga kali kalah dalam kariernya. Petinju 26 tahun itu merasa sudah siap untuk menantang juara dunia lain dan berusaha menyatukan gelar.

"Kalau diberi kesempatan, saya ingin unifikasi," tutur Daud kepada sejumlah media dari Indonesia, termasuk detikSport.

Ada sejumlah petinju yang bisa ditantang Daud untuk unifikasi di kelas ringan. Di badan tinju IBF ada Miguel Vazquez (Meksiko), di WBO ada Ricky Burns (Inggris Raya), sementara di WBA ada Richard Abril (Kuba).

"Saya kira wewenang (untuk menentukan lawan) itu ada di tangan promotor, dalam artian mereka melobi dan bernegosiasi dengan badan tinju lain. Mau yang mana saja tidak masalah. Kalau bisa terlaksana, itu jauh lebih prestisius lagi," ujar Daud.

"Saya siap berlatih. Saya siap melawan siapa pun di divisi ini," katanya.