PDA

View Full Version : Munich yang Tak Terbendung



gilabola
02-01-2014, 05:21 PM
Liga Jerman atau yang dikenal dengan Bundesliga memang memiliki atmosfer yang sama baiknya dengan Premier League. Namun, tidak dengan persaingannya karena diyakini musim ini sepenuhnya hanya milik Bayern Munich. Mengapa begitu?

Dimulai dari supremasi klub Bavaria tersebut musim lalu, saat berhasil meraih treble di bawah asuhan Jupp Heynckes. Setelah meraih sukses musim lalu, kekuatan Munich musim ini tidak berubah dan justru bertambah kuat. Kehadiran Jose ‘Pep’ Guardiola menggantikan Heynckes yang pensiun justru meningkatkan level bermain tim peraih 24 titel Bundesliga tersebut. Dengan pengembangan taktik 4-1-4-1, Guardiola menempatkan Philip Lahm yang notabene bek sayap menjadi gelandang bertahan yang menjadi pusat permainan.

Permainan bola pendek ala tiki-taka pun terbentuk dan terbukti membuat Munich perkasa. FC Holywood belum terkalahkan di liga musim ini dengan jumlah gol terbaik (42 gol) serta pertahanan terbaik (kebobolan 8 gol).

Kedatangan pemain seperti Mario Gotze, dan Thiago Alcantara semakin memperkuat Die Roten atas klub-klub lainnya di Bundesliga. Terlihat dari posisi klasemen saat ini hingga Spieltag 17, Munich yang baru memainkan 16 pertandingan lebih sedikit, tetap berada di puncak klasemen dengan 44 poin berselisih 7 poin dengan Bayer Leverkusen di peringkat kedua.

Bagaimana dengan klub lain? Tanpa maksud mengecilkan peluang klub lain, untuk mereka, target realistis yang dapat diraih adalah zona Liga Champions dan turnamen lokal seperti DFB Pokal.
Tingkat permainan Munich yang tinggi untuk Bundesliga menjadi pembatas klub-klub lain bersaing.

Borussia Dortmund yang musim lalu menjadi satu-satunya tim yang menempel erat Munich, justru musim ini bermain inkosisten dan terdampar di urutan keempat dengan 32 poin.Kepergian Mario Gotze ke Munich disinyalir sebagai alasan menurunnya penampilan Die Borussen.

Bayern Leverkusen yang paling terdekat dengan poin Munich (http://bola.okezone.com/read/2014/01/08/50/923324/munich-tak-terbendung-supremasi-2-klub-kaya-prancis) di klasemen, tidak memiliki kedalaman skuad untuk dirotasi pelatihnya, Sammy Hyypia. Terutama fokus mereka tidak hanya di Bundesliga melainkan di Liga Champions dan DFB Pokal.